Belum Banyak Yang Tahu, Inilah Jembatan Kaca Di Solo "Ikon Wisata Baru" di Kampung Pak Jokowi


Jembatan Kaca Solo di atas Kali Pepe yang digadang-gadang menjadi ikon wisata baru Solo ternyata tidak dimulai untuk umum.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR ) Solo Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan, bangunan jembatan sudah berlalu sepenuhnya. Namun pintu masuk bakal digembok sebab tidak dimulai untuk umum.

BACA JUGA :

Sita menuliskan pintu masuk jembatan digembok sebagai tahapan mengantisipasi adanya penduduk yang masuk ke Jembatan Kaca Solo tersebut. Warga hanya dapat menikmati jembatan sebagai background potret saat menikmati area bantaran Kali Pepe.

Sebagai informasi, jembatan kaca tersebut dibangun sebagai pelengkap proyek bendung karet Tirtonadi yang kini nyaris rampung. Sejumlah pengerjaan masih dilakukan ialah tahap finishing. Di samping jembatan kaca, ada Taman Bengawan Solo di sisi unsur selatan dan unsur utara Kali Pepe.

"Sekarang masing-masing sore hari di sana ramai dikunjungi oleh warga. Tidak melulu dari Solo, tetapi pun dari wilayah lain," katanya.

Di area itu, Pemkot pun membangun Papan Kawruh Tirta di Gilingan atau mempunyai nama Galeri Sungai sekaligus melengkapi wisata air ditahan karet Tirtonadi. Papan Kawruh Tirta bakal menjadi wisata pendidikan airnya. Bangunan berbentuk kapal tersebut menjadi di antara tempat wisata baru di Kota Solo.

Lebih dari itu, Papan Kawruh Tirta pun menjadi pusat pembelajaran tentang air, sungai, dan danau. "Di sini dapat belajar mengenai air, dapat air tanah, air sungai dan air lainnya, ada pun dokumen mengenai masterplan sungai di Solo," katanya.

Di dalam bangunan yang dibangun semenjak 2016 kemudian ada ruangan yang mengandung foto-foto sungai dan ragamnya. Selain tersebut berisi mengenai informasi dan tempat sungai di Solo. Kemudian disiapkan sejarah sungai yang diputar melewati media film. "Sekolah sungai juga dapat di sini," katanya.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo bercita-cita bendung karet Tirtonadi dengan dilengkapi Jembatan Kaca Solo dapat diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Februari 2019.

Sebagai informasi, proyek bendung karet Tirtonadi Solo adalahprogram penanggulangan banjir paket tiga yang digarap Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) di Kota Bengawan.

sumber : liputan6

Komentar