Seringkali ketidak adilan menyelimuti anda di kehidupan sehari-hari. Sebuah ketidak adilan yang mana urusan itu menjadi ironi manakala seseorang yang seharusnya di lindungi tetapi ia kesudahannya menjadi korban perkosaan. Dan yang lebih tragisnya lagi urusan tersebut dilaksanakan oleh saudara kandungnya sendiri.
Hal ini laksana yang dirasakan oleh seorang gadis yang masih belia. Usianya masih terbilang produktif guna menimba ilmu di bangku sekolah guna meraih cita-citanya. Dimana gadis ini diperkosa oleh kakak kandungnya sendiri.
Kronologi kejadiannya ialah pada ketika sang kakak tak kuasa sesudah ia menyaksikan filem porno sampai pada kesudahannya ia melampiaskan hasrat yang sudah memuncaknya untuk sang adik. Tentu saja sang adik tak kuasa melawan diakibatkan karena jasmani kakak yang lebih banyak dan pun seorang pria.
Saat umur kandungan sudah membesar sang ibu menyuruh untuk mengaborsi kandungannya, supaya keluarga mereka tidak malu. Alhasil sang gadis kesudahannya di hukum penjara sekitar 6 bulan penjara dan 3 bulan pelajaran kerja.
Tentu saja urusan itu membuat sang anak berpotensi untuk merasakan traumatis dan kesedihan di masa depannya. Sebuah kesedihan sekaligus kepiluan dalam pergaulannya dengan rekan sebayanya nanti.
Sebuah ironi dalam kehidupan ini. Dari sini mungkin admin hendak memberikan mengingatkan pulang bahwasanya peran dari orang tua dalam mendidik anaknya begitu pentingnya. Sebegitu pentingnya karena bilamana pola edukasi yang salah atau bahkan terkesan tidak mempedulikan maka bakal jatuh korban. Entah tersebut masa depan, ataupun orang beda yang dapat jadi terluka karenanya.
Tak melulu itu saja, alangkah bahayanya filem yang tidak layak untuk di konsumsi oleh anak di bawah umur. Akan namun saat tidak sedikit daripada anda yang abai mengenai kontent gadget diserahkan pada anak kita. Alhasil sebab orang tuanya kasihan atau lelah memperhatikan rengekan anak guna meminta gadget, dengan mudahnya orang tuanya memperbolehkan tanpa kontrol untuk memakai gadget.
Sumber detik.com
Hal ini laksana yang dirasakan oleh seorang gadis yang masih belia. Usianya masih terbilang produktif guna menimba ilmu di bangku sekolah guna meraih cita-citanya. Dimana gadis ini diperkosa oleh kakak kandungnya sendiri.
Kronologi kejadiannya ialah pada ketika sang kakak tak kuasa sesudah ia menyaksikan filem porno sampai pada kesudahannya ia melampiaskan hasrat yang sudah memuncaknya untuk sang adik. Tentu saja sang adik tak kuasa melawan diakibatkan karena jasmani kakak yang lebih banyak dan pun seorang pria.
Saat umur kandungan sudah membesar sang ibu menyuruh untuk mengaborsi kandungannya, supaya keluarga mereka tidak malu. Alhasil sang gadis kesudahannya di hukum penjara sekitar 6 bulan penjara dan 3 bulan pelajaran kerja.
Tentu saja urusan itu membuat sang anak berpotensi untuk merasakan traumatis dan kesedihan di masa depannya. Sebuah kesedihan sekaligus kepiluan dalam pergaulannya dengan rekan sebayanya nanti.
Sebuah ironi dalam kehidupan ini. Dari sini mungkin admin hendak memberikan mengingatkan pulang bahwasanya peran dari orang tua dalam mendidik anaknya begitu pentingnya. Sebegitu pentingnya karena bilamana pola edukasi yang salah atau bahkan terkesan tidak mempedulikan maka bakal jatuh korban. Entah tersebut masa depan, ataupun orang beda yang dapat jadi terluka karenanya.
Tak melulu itu saja, alangkah bahayanya filem yang tidak layak untuk di konsumsi oleh anak di bawah umur. Akan namun saat tidak sedikit daripada anda yang abai mengenai kontent gadget diserahkan pada anak kita. Alhasil sebab orang tuanya kasihan atau lelah memperhatikan rengekan anak guna meminta gadget, dengan mudahnya orang tuanya memperbolehkan tanpa kontrol untuk memakai gadget.
Sumber detik.com
Komentar
Posting Komentar