Sebagai seorang presiden,
Ir Soekarno berani mengorbankan nyawanya demi bangsa Indonesia.
Kejadian ini berawal saat seorang bocah bertemu dengan tentara sekutu. Akhirnya mereka menciduk anak tersebut untuk dijadikan tawanan. Bung Karno yang mendengar berita itu langsung mengarah ke ke Magelang, lokasi anak tersebut ditawan oleh pihak sekutu. Tidak ada semangat lain dari beliau selain mengamankan anak yang tidak berdosa itu. Ketika Bung Karno hingga di sana, semua tentara sudah menodongkan senjatanya pada bocah malang itu.
Namun dengan lantang, bung Karno menyuruh para tentara sekutu guna menghentikan tindakan mereka. Bung Karno maju tanpa ragu dan menyuruh para tentara sekutu guna berunding. Tidak berselang lama, bung Karno terbit dari markas mereka membawa anak tersebut. Itulah salah satu format aksi heroik dari sosok Soekarno, meski melulu demi satu nyawa, beliau berani menukarkan nyawanya sendiri.
Soekarno menjual mobil pribadi untuk membangun pancoran
Patung pancoran ialah satu simbol iconik yang terdapat di Jakarta. Patung tersebut pun dibangun untuk memuliakan perjuangan semua pahlawan. Namun siapa sangka dalam pembangunannya pernah memakan uang individu Soekarno. Saking inginnya menyaksikan patung tersebut berdiri, Soekarno meminta seorang seniman Edhi Sunarso untuk menciptakan patung yang akan menjadi simbol untuk para pahlawan.
Namun sayang dibutuhkan duit yang tidak tidak banyak untuk membina monumen tersebut. Alhasil Soekarno mengerjakan pelelangan dengan memasarkan mobil pribadinya melulu untuk menyaksikan patung tersebut berdiri megah. Sangat disayangkan ketika ini suasana patung tersebut seolah tidak terawat, sebenarnya ada perjuangan sang putra fajar di sana.
Menolong semua gadis dari pemerkosaan jepang
Kedatangan tentara Jepang ke Indonesia membawa malapetaka untuk negeri ini. Di samping penjajahan yang dilakukan, semua perempuan Indonesia tidak sedikit yang dipakai sebagai pemuas hasrat seksual mereka. Ya Jugun Ianfu, ialah istilah populer yang dilaksanakan para tentara jepang dengan mencuri para perempuan dan dijadikan budak Seks. Mengetahui urusan itu Soekarno tidak bermukim diam.
Menyelamatkan wanita dari pemerkosaan jepang
Dari pada generasi bangsa rusak, Soekarno berunding dengan semua tetua adat setempat. Untuk mengayomi para wanita baik-baik pada masa itu, beliau darurat harus meluangkan para PSK guna tentara Jepang. Akhirnya Soekarno mengumpulkan tidak sedikit PSK untuk di berikan pada tentara Jepang. Berdasarkan keterangan dari Soekarno teknik ini memang paling tidak etis, namun bagaimana lagi daripada anak bangsa yang jadi pemuas nafsu tentara Jepang, ini yang terbaik.
Rela tidak diobati demi tidak terjadi konflik
Karena sakit parah, Soekarno mesti menjalani sejumlah Operasi dan Transplantasi. Namun urusan tersebut tidak bisa dilakukan, sebab beliau sudah lengser dari kursi presiden. Keadaan waktu tersebut tidak mendukung, sampai-sampai Soekarno mesti diangkut ke luar Jakarta.
Kabar ini lantas terdengar oleh rakyat Jatim, dengan sokongan dari KKO AL, mereka menawarkan supaya beliau dipindah ke sana. Namun Soekarno menolak, sebab dengan suasana yang memanas ini akan timbul konflik yang besar. Dari pada rakyat Indonesia terbelah belah, beliau lebih memilih dirinya menderita.
Soekarno, memiliki metodenya tersendiri untuk mengindikasikan bahwa beliau adalahseorang pemimpin sejati. Rela mengorbankan diri demi rakyatnya ada karakteristik dari sosok sang putra fajar ini. Itulah yang patutnya anda contoh, semoga bakal muncul pun pemimpin-pemimpin baru yang mewarisi motivasi beliau ini.
Ir Soekarno berani mengorbankan nyawanya demi bangsa Indonesia.
Kejadian ini berawal saat seorang bocah bertemu dengan tentara sekutu. Akhirnya mereka menciduk anak tersebut untuk dijadikan tawanan. Bung Karno yang mendengar berita itu langsung mengarah ke ke Magelang, lokasi anak tersebut ditawan oleh pihak sekutu. Tidak ada semangat lain dari beliau selain mengamankan anak yang tidak berdosa itu. Ketika Bung Karno hingga di sana, semua tentara sudah menodongkan senjatanya pada bocah malang itu.
Namun dengan lantang, bung Karno menyuruh para tentara sekutu guna menghentikan tindakan mereka. Bung Karno maju tanpa ragu dan menyuruh para tentara sekutu guna berunding. Tidak berselang lama, bung Karno terbit dari markas mereka membawa anak tersebut. Itulah salah satu format aksi heroik dari sosok Soekarno, meski melulu demi satu nyawa, beliau berani menukarkan nyawanya sendiri.
Soekarno menjual mobil pribadi untuk membangun pancoran
Patung pancoran ialah satu simbol iconik yang terdapat di Jakarta. Patung tersebut pun dibangun untuk memuliakan perjuangan semua pahlawan. Namun siapa sangka dalam pembangunannya pernah memakan uang individu Soekarno. Saking inginnya menyaksikan patung tersebut berdiri, Soekarno meminta seorang seniman Edhi Sunarso untuk menciptakan patung yang akan menjadi simbol untuk para pahlawan.
Namun sayang dibutuhkan duit yang tidak tidak banyak untuk membina monumen tersebut. Alhasil Soekarno mengerjakan pelelangan dengan memasarkan mobil pribadinya melulu untuk menyaksikan patung tersebut berdiri megah. Sangat disayangkan ketika ini suasana patung tersebut seolah tidak terawat, sebenarnya ada perjuangan sang putra fajar di sana.
Menolong semua gadis dari pemerkosaan jepang
Kedatangan tentara Jepang ke Indonesia membawa malapetaka untuk negeri ini. Di samping penjajahan yang dilakukan, semua perempuan Indonesia tidak sedikit yang dipakai sebagai pemuas hasrat seksual mereka. Ya Jugun Ianfu, ialah istilah populer yang dilaksanakan para tentara jepang dengan mencuri para perempuan dan dijadikan budak Seks. Mengetahui urusan itu Soekarno tidak bermukim diam.
Menyelamatkan wanita dari pemerkosaan jepang
Dari pada generasi bangsa rusak, Soekarno berunding dengan semua tetua adat setempat. Untuk mengayomi para wanita baik-baik pada masa itu, beliau darurat harus meluangkan para PSK guna tentara Jepang. Akhirnya Soekarno mengumpulkan tidak sedikit PSK untuk di berikan pada tentara Jepang. Berdasarkan keterangan dari Soekarno teknik ini memang paling tidak etis, namun bagaimana lagi daripada anak bangsa yang jadi pemuas nafsu tentara Jepang, ini yang terbaik.
Rela tidak diobati demi tidak terjadi konflik
Karena sakit parah, Soekarno mesti menjalani sejumlah Operasi dan Transplantasi. Namun urusan tersebut tidak bisa dilakukan, sebab beliau sudah lengser dari kursi presiden. Keadaan waktu tersebut tidak mendukung, sampai-sampai Soekarno mesti diangkut ke luar Jakarta.
Kabar ini lantas terdengar oleh rakyat Jatim, dengan sokongan dari KKO AL, mereka menawarkan supaya beliau dipindah ke sana. Namun Soekarno menolak, sebab dengan suasana yang memanas ini akan timbul konflik yang besar. Dari pada rakyat Indonesia terbelah belah, beliau lebih memilih dirinya menderita.
Soekarno, memiliki metodenya tersendiri untuk mengindikasikan bahwa beliau adalahseorang pemimpin sejati. Rela mengorbankan diri demi rakyatnya ada karakteristik dari sosok sang putra fajar ini. Itulah yang patutnya anda contoh, semoga bakal muncul pun pemimpin-pemimpin baru yang mewarisi motivasi beliau ini.
Komentar
Posting Komentar