Kemarin saya dapat kabar bahwa GERAKAN WADYABALA JOKOWI yang diprakarsai dan didirikan sahabat Saya SYS NS, legalitasnya sudah disahkan Kemenkumhan.. AlhamdulillahCita-cita, pengabdian, pengorbanan dan idealisme Sys tidak terputus, sudah ada yang melanjutkan. Saya ikut senang, terharu, dan juga terkenang kembali sosok Sys sebagai sahabat, seniman maupun aktivis demokrasi.
Ingatan saya kembali pada Desember tahun lalu, ketika saya diajak Mas Irwan Hidayat, Presdir Sido Muncul, ke Yogyakarta Dan menginap di Hotel Tentrem miliknya.Di lobi hotel bntang lima tempat mantan Presiden AS Obama menginap itu, terpajang dua buah bajaj yang kaca depannya ditandatangani Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla.
Kedua bajaj itu dulu ditumpangi Jokowi-JK ketika mendaftar di KPU untuk pencalonan Presiden-Wapres 2014-2019. Mas Irwan, yang mengenal dua tokoh nasional itu, tergerak untuk “menyelamatkan" dua bajaj “bersejarah" itu.
Presdir Sido Muncul yang saya kenal punya visi jauh ke depan itu langsung melacak pemilik bajaj, membelinya dan kemudian disimpan. Sedangkan ihwal sampai salah satu bajaj itu ditandatangani Jokowi, merupakan buah bersahabatanan Sys yang sudah berlangsung lama, “Berkat bantuan Sys, bajaj itu bisa ditandatangani Pak Jokowi" kata Mas Irwan sambil mengelus Bajaj yang kini dipajang di Hotel Tentrem.
Tertarik ingin mendengar bagaimana cerita sampai bajaj itu ditandatangani Pak Jokowi, saya lantas bertanya lewat WA ke Sys. Kurang dari sejam kemudian, Sys membalas WA saya seperti yang saya saya kutip selengkapnya sbb:
“Gue kan tergabung sbg tim kampanye “Jokowi For President", dan saat itu gue lagi bikin acara “Doa Untuk Negeri" yang menghadirkan Sang Capres bersama para tokoh agama untuk doa bareng.
Pak Jokowi datang ke Gedung Teater Jakarta – TIM lewat belakang, padahal kita sudah menyiapkan BAJAJ milik Pak Irwan yang pernah ditumpangi Pak Jokowi saat mendaftar ke KPU di lobi gedung.
Ketika gue jemput Pak Jokowi di belakang gedung — gue bilang : “Pak kita harus jalan lewat samping menuju lobi gedung", zonder basa-basi Pak Jokowi langsung mengiyakan dan berjalan cepat menyusuri samping gedung.
Dalam perjalanan menuju lobi gue tanya : “Bapak tau Pak Irwan pemilik Pabrik Jamu Sido Muncul?", Pak Jokowi mengangguk sambil berkata “Ya, saya kenal". Nah…, saat itulah saya meminta Pak Jokowi untuk menandatangani Bajaj di lobi sebelum memasuki gedung.Pak Irwan pun sudah standby di depan Bajaj. Jeprat-jepret kilat flash camera wartawan dan saling berebut selfie para pengunjung pun menjadi dinamika menarik dalam hajat ini."
Cerita yang unik dan menarik, khas Sys.
Saya menghadirkan kembali cerita Sys ini sebagai penghormatan dan penghargaan pada cita-cita, perjuangan, pengorbanan dan idealisme Sys NS mendirikan GERAKAN WADYABALA JOKOWI. Demi mengenang persahabatan indah saya dengan Sys.Persahabatan yang tidak terputus beda kepentingan, bahkan oleh maut sekalipun.
Juga untuk meneguhkan persahabatan saya dengan Mas Irwan yang visioner dan rendah hati. Persahabatan yang saling mendukung, saliing menguatkan dan saling menggembirakan.
Salam Manusia Gembira.
Komentar
Posting Komentar